DOCKER
Pengertian Docker
Docker merupakan sebuah aplikasi yang memiliki fungsi
sebagai wadah (biasanya orang-orang nyebutnya container), yang memungkinkan
para developer untuk melakukan memasukkan sebuah software secara lengkap
beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan oleh software tersebut dapat
berfungsi. Pengaturan software beserta file dan hal pendukung lainnya akan
menjadi sebuah Image (istilah oleh docker). nah Kemudian sebuah instan dari
Image tersebut kemudian disebut Container.
Perbedaan dasar antara Docker dengan Virtual Machine
ialah terletak pada metodenya, yaitu aplikasi berjalan di atas hypervisor
dan guest OS, sedangkan docker dapat menjalankan aplikasi langsung tanpa kedua
hal tadi. Docker sendiri juga dilengkapi dengan fitur sandbox yang menjamin
para Developer dan sysadmin tidak terganggu. Sandbox di istilah keamanan
komputer adalah mekanisme pemisahan aplikasi atau program tanpa mengganggu host
(isolasi). nah, Bagi pengembang, sandbox Menjamin aplikasinya dapat berjalan
tanpa ada gangguan atas perubahan lingkungan host. Sedangkan untuk sysadmin
sendiri menjamin host server yang dikelola tidak terganggu dan dapat melakukan
update tanpa takut mengganggu aplikasi yang sedang berjalan.
jadi dengan adanya Docker, Developer dapat
mengefektifkan waktu mereka dengan menghilangkan proses konfigurasi yang cocok
dengan programnya. Selain itu, berkat fitur sandbox, pengembang leluasa untuk
berkreasi tanpa takut merusak programnya. Terakhir docker menjamin program yang
kita buat, akan selamanya berjalan seperti seharusnya. Pemaketan aplikasi dan
seluruh kebutuhannya, memastikan aplikasi berjalan lancer pada kondisi
lingkungan apapun.
Pada praktek kali ini, saya menggunakan Centos 7 sebagai sistem operasi host. Langkah pertama adalah install docker pada CentOS 7.
Install dan
Konfigurasi Docker
1
|
# yum
install docker
|
Start
Docker!
Setelah
docker terpasang, langkah berikutnya adalah men-trigger service docker supaya
dapat berjalan.
1
2
3
|
#
systemctl start docker
#
systemctl status docker
#
systemctl enable docker
|
Jalankan
docker
Setelah
docker terkonfigurasi dan service dijalankan. Uji docker dengan test image.
1
|
# docker
run hello-world
|
Jika
berhasil maka akan muncul pesan seperti ini
1
|
"Hello
from Docker. This message shows that your installation appears to be working
correctly."
|
Unduh Docker
Image
Selepas
menkonfigurasi dan menguji docker, unduh image yang dibutuhkan di docker hub.
Docker hub tersebut dapat diakses di http://hub.docker.com Cari image yang
diinginkan, misalnya image ubuntu :
1
|
# docker
search ubuntu
|
Lalu pilih
image yang diinginkan dan pull ke mesin CentOS.
1
|
# docker
pull ubuntu
|
Untuk
melihat daftar image yang ada pada sebuah docker, ketikkan perintah ini :
1
|
# docker
images
|
Jika tidak
memerlukan docker image ini lagi, gunakan perintah ini untuk menghapusnya :
1
|
# docker
rmi ubuntu
|
Menjalankan
Docker Image
Kita dapat
menjalankan perintah pada sebuah docker image. Teknisnya pada saat docker
menerima perintah untuk menjalankan sebuah command, maka docker image akan
menyala, selepas itu akan mati lagi.
Contoh :
1
|
# docker
run ubuntu cat /etc/issue
|
Untuk
menjalankan container, kita memerlukan container ID.
1
|
# docker
ps -l
|
Setelah itu,
kita dapat menyalakan docker yang sudah dibuat :
1
|
# docker
start idcontaineranda
|
idcontaineranda
ini gantilah dengan container id yang tepat.
untuk
menghentikan docker tanpa menghapusnya lakukan ini :
1
2
|
# docker
stop ubuntu_blah
# docker
ps
|
Cara yang
lebih elegan adalah dengan memberikan nama pada docker :
1
|
# docker
run --name namadockeranda ubuntu cat /etc/debian_version
|
gunakan
perintah ini untuk memanipulasi container :
1
2
3
|
# docker
start myname
# docker
stats myname
# docker
top myname
|
Jalankan
session pada sebuah docker container
menjalankan
shell session pada sebuah container memerlukan sesi interaktif.
1
|
# docker
run -it ubuntu bash
|
-i
untuk memulai sesi interaktif
-t mengalokasikan
sebuah tty dan attach stdin dan stdout
ubuntu
: nama image yang kita pakai untuk membuat container
bash
(/bin/bash) adalah perintah yang kita jalankan di dalam container ubuntu.
ketikkan
exit untuk keluar dari sesi interaktif tersebut.
Jika login
pada sesi interaktif pada container, dan ingin agar container tetap berjalan (running
state) namun ingin keluar dari sesi interaktif, tekan Ctrl + p dan Ctrl
+ q
Untuk
reconnect kembali ke container tadi :
1
|
# docker
attach idcontaineranda
|
untuk
menghentikan container dari running state
1
|
# docker
kill idcontaineranda
|

Komentar
Posting Komentar