PERBANDINGAN GOJEK, GRAB & UBER



    1.   Gojek




Oke dimulai dari Gojek dari PT Gojek Indonesia yang merupakan karya anak bangsa. Karena ini adalah ojek online pertama yang muncul di Indonesia sebelum ojek-ojek online lainnya. Gojek sendiri pertama kali dikembangkan pada tahun 2010 lalu. Kemudian setahun setelah itu, Gojek mulai beroperasi di jalanan Jakarta. Tapi saat itu sistemnya masih berbasis web dan bukan aplikasi. Barulah pada Januari 2015 lalu Gojek meluncurkan aplikasinya yang bisa diunduh oleh semua penggunanya di Indonesia lewat smartphone, meski pemesanan dan penggunaan baru bisa dilakukan di beberapa kota besar saja.

Untuk pemesanannya juga cukup mudah kok. Jika kamu sudah menginstal aplikasinya, kamu tinggal buka aplikasinya saja dan pilih layanan Go-Ride. Setelah itu, kamu tentukan lokasi penjemputan serta lokasi tujuan kamu. Kalau sudah, maka sistem Gojek akan memberikan perkiraan ongkos yang harus kamu bayar setelah sampai tujuan nanti. Kalau sudah oke, kamu bisa langsung order dan tunggu beberapa saat maka driver Gojek akan datang menjemput dan mengantarkan ke lokasi tujuan kamu.

          A) Tarif Gojek
Gojek telah memberlakukan skema tarif baru per September 2016 lalu untuk layanan Go-Ride. Tarif baru ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek dan bisa dibilang lebih mahal dari tarif sebelumnya. Menurut keterangan resmi Gojek seperti yang dilansir Camargus dari KompasTekno, tarif Go-Ride per kilometer mencapai Rp2.000 dan itu berlaku selama jam sibuk. Dibanding dengan tarif sebelumnya, tarif baru ini lebih mahal. Bila sebelumnya ongkos perjalanan Go-Ride di pagi hari sebesar Rp1.500 per kilometer dengan minimum pembayaran Rp4.000. Kini, tarif baru tersebut minimum pembayarannya sebesar Rp8.000.

B) Layanan Gojek
Menggunakan layanan transportasi ojek online Gojek memang memberikan banyak keuntungan bagi penggunanya. Jadi, bukan cuma layanan antar jemput (Go-Ride) saja yang bisa kamu pesan lewat aplikasi Gojek ini, tapi juga layanan lainnya seperti Go-Car buat kamu yang ingin bepergian menggunakan mobil, lalu ada Go-Food buat kamu yang ingin makan tapi malas untuk keluar rumah, kamu bisa menggunakan layanan ini. Atau kamu juga bisa pesan Go-Clean buat kamu yang ingin bersih-bersih rumah, dan masih banyak layanan lainnya yang ditawarkan Gojek. Saat ini Gojek sudah beredar di Bali, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Palembang, dan Balikpapan.

    2.   GrabBike



Selanjutnya ada GrabBike yang dikelola oleh PT Solusi Transportasi Indonesia dengan lokasi kantor pusat ada di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Sebenarnya Grab bukanlah pemain baru di layanan jasa transportasi online. Jadi sebelum bermain di layanan ojek online, Grab lebih dulu hadir dengan layanan taksi online alias GrabTaxi yang pusatnya ada di Singapore dengan bendera GrabTaxi Pte Ltd. GrabTaxi sendiri mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2012 lalu. Setelah sukses, barulah mereka meluncurkan GrabBike.

Untuk cara pemesanan GrabBike sendiri tak beda jauh dengan cara pesan Gojek. Buat yang sudah punya aplikasinya langsung masuk saja ke aplikasi order GrabBike. Sementara buat yang belum punya bisa download di Playstore atau App Store. Kalau sudah masuk ke aplikasinya, kamu tinggal masukkan penjemputan dan tujuan antar kamu deh. Setelah itu akan muncul tarif yang harus kamu bayar ke driver. Server GrabBike akan mencarikan driver terdekat dari lokasi penjemputan kamu dan siap mengantar kamu sesuai dengan tujuan yang sudah kamu masukkan lewat aplikasi.

A) Tarif GrabBike
Untuk tarif GrabBike, jelas lebih murah jika dibandingkan dengan Gojek. GrabBike telah memberlakukan tarif yang bisa dibilang lebih terjangkau seperti yang tertulis dalam blognya. Tarif ini berlaku mulai tanggal 29 September 2016 lalu.
Adapun perhitungan tarifnya seperti pada jam sibuk pagi (pukul 05:00 – 09:00) dan jam sibuk sore (pukul 16:00 – 20:00) tarif minimumnya Rp1.500 dengan biaya tambahan jam sibuk sebesar Rp2.500 (penurunan 50% biaya tambahan pada jam sibuk sore hari GrabBike berlaku hingga pemberitahuan selanjutnya). Sementara di luar jam sibuk, tarif minimumnya sebesar Rp5.000 tanpa biaya tambahan.

Kalau jarak perjalanan kamu lebih dari 12 kilometer, GrabBike akan menambahkan biaya sebesar Rp2.500 per kilometernya. Kamu hanya perlu membayar sesuai dengan tarif yang sudah terhitung secara otomatis di aplikasi.

B)  Layanan GrabBike
Selain layanan antar jemput penumpang, Grab juga hadir dengan taksi yang dinamakan GrabTaxi, GrabCar, GrabExpress, GrabFood dan yang paling terbaru adalah GrabHitch yang memberikan kesempatan bagi para pengguna GrabBike untuk merasakan sensasi menjadi driver dengan memberikan tumpangan ke sesama pengguna atau bisa dibilang tebengan. Sampai saat ini, Grab telah hadir di JaBoDeTaBek.

    3.   UberMotor


Sama halnya dengan Grab, Uber juga terlebih dahulu hadir dengan layanan taksi online sebelum akhirnya meluncurkan layanan ojek online di Indonesia yang dinamakan UberMotor pada April 2016 lalu. Uber masih terus berkutat bersama dengan saingan lainnya seperti Grab dan Gojek untuk mendapatkan pangsa pasar yang luas di JaBoDeTaBek. Beda dengan Grab dan Gojek dengan atribut hijau, Uber justru menggunakan atribut seperti jaket dan helm yang berwarna hitam.

Sementara untuk cara pemesanannya juga tak jauh beda dengan aplikasi Grab dan Gojek. Cuma, bedanya pada aplikasi sang driver. Kalau Grab dan Gojek mengetahui lokasi tujuan penumpang akan dibawa ke mana, beda dengan Uber yang tak tahu tujuan penumpang. UberMotor cuma mengetahui lokasi penjemputan penumpang saja, tidak untuk lokasi tujuan.

A) Tarif UberMotor
Dibanding Gojek dan GrabBike, tarif UberMotor adalah yang paling murah. Untuk tarif dasar Uber sebesar Rp1.000 per kilometernya dengan tarif menit Rp100 dan tarif minimum sebesar Rp1.000. Kalau dilihat dari rincian tarifnya, tentu saja UberMotor merupakan jasa ojek online yang paling murah ketimbang Gojek dan GrabBike. Namun karena Uber memberlakukan biaya per menit, maka biaya akhir dari penggunaan UberMotor juga tergantung dengan kondisi jalanan pada saat itu.

B)  Layanan UberMotor
Sama dengan dua pesaingnya itu, Uber juga memiliki layanan lain. Cuma beda kendaraannya saja. Jika Gojek dan Grab bisa mengirim paket atau memesan makanan, Uber tidak bisa melakukannya. Uber cuma bisa mengantar penumpang saja, yang membuat beda cuma di kendaraannya saja. Ada motor dan juga ada mobil yang disebut UberCar. Untuk saat ini, UberMotor baru tersedia di JaBoDeTaBek saja. UberMotor terus memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya untuk bisa bersaing dengan Gojek dan GrabBike.
Sekarang, tinggal kamu sebagai pengguna layanan transportasi online yang menilainya sendiri. Kalau kamu pilih yang mana?

Referensi : www.camargus.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"HUMAN"

Neural Network

TUGAS KE-3